HISTORY

English
Learner Association (ELA) adalah sebuah forum diskusi dari mahasiswa prodi TBI
yang berorientasi kepada seluruh mahasiswa IAIN Kediri untuk meningkatkan
kemampuan mahasiswa dalam berbahasa inggris. Dengan adanya forum pembelajaran
ini diharapkan ELA mampu menjadi wadah mahasiswa untuk mengembangkan potensi
dan mengembangkan kreatifitas pembelajaran Bahasa Inggris.
Perlu
kita ketahui bahwa Pencetus nama ELA adalah DEMA Prodi TBI masa bakti 2016-2017
yang diketuai oleh M. Dedik Kurniawan. Mas dedik menuturkan bahwa "beliau
mencetuskan nama ELA karena terispirasi dengan forum di kampus besar seperti
jika dilihat di Universitas Brawijaya (UB) di fakultas teknik sendiri memiliki
tiga 3 Lembaga Semi Otonom (LSO) yang dibawahi oleh Departemen HKI &
Keilmuan BEM Teknik Universitas Brawijaya yaitu: Al Hadid, LPM Solid, dan PMK
Yehezkil".
Namun
sejatinya tidak hanya sekedar mencetuskan nama ELA namun sekaligus Logo yang
ternyata menjadi pemenang di acara perlombaan desain logo yang diadakan di
rektorat. sehingga nama ELA beserta Logo tersebut diresmikan sebagai LSO di
DEMA oleh DEMA TBI dan Pak Mu'tasim billah selaku ketua PK 3 kala itu. Pada
saat itu program ELA hanya fokus pada program speech dan debate saja. Namun
seiring berjalannya waktu dan kurangnya sosialisasi tentang pengertian dan
maksud ELA tersebut, munculah presepsi yang sampai saat ini berkembang bahwa
ELA adalah nama lain HMPS TBI.
Dengan
adanya ELA, diharapkan mampu menjadi tempat tersalurnya bakat dan kreativitas
bagi mahasiswa-mahasiswi STAIN agar bersemangat dalam meningkatkan pengetahuan
di dalam pembelajaran Bahasa Inggris dan bisa membangun tali silaturahmi antar
mahasiswa IAIN KEDIRI
0 Komentar